Tafsir Khusus untuk Wanita

September 28, 2007 pukul 1:15 am | Ditulis dalam khazanah | Tinggalkan komentar


Judul :TAFSIR AL-QUR`AN WANITA Jilid 1 dan 2
Penulis : Imad Zaki Al-Barudi
Penerbit : Pena
Tahun : 2007
Halaman : 440 hal, 15,7 x 24 cm (jilid 1) dan 492 hal, 15,7 x 24 cm (jilid 2)

SEBUAH karya tafsir sebaiknya tak kenal gender. Harusnya menyeluruh dan bermanfaat bagi umum. Beberapa tafsir seperti Ibnu Katsir, Jalalaein (Dua Jalaluddin), Qurthubi, al-Azhar (Hamka), Tafsirul Al-Quran Kariim (Mullah Shadra), Al-Mizan (Allamah Muhammad Husain Thabathabai`), Fii Zhilalil Quran (Sayyid Qutub), Tafsir Mishbah (Muhammad Quraish Shihab) dan lainnya, merupakan tafsir yang tidak memihak. Semua tafsir tadi sifatnya umum. Adakah yang khusus untuk laki-laki atau wanita?

Ini pertanyaan yang harus dijawab dengan pertimbangan rasional dan kebutuhan umat untuk memahami wahyu Allah Subhana Wa Ta`ala. Karya tafsir Qur`an versi gender atau khusus wanita memang belum banyak. Terlebih persoalan-persoalan hukum atau aturan-aturan syariat bagi wanita Muslimah Indonesia (kontemporer), baik itu menyangkut pribadi, di keluarga, di kantor, maupun di masyarakat, belum ada yang melirik secara serius. Paling-paling komentar dicatatan kaki saja. Padahal sangat diperlukan untuk saat ini.

Atas dasar itulah sebuah buku tafsir khusus wanita diterjemahkan sekaligus diterbitkan Penerbit Pena, Jakarta. Buku yang berjudul “Tafsir Al-Quran Wanita” karya Imad Zaki Al-Barudi ini mengupas hukum-hukum Al-Quran yang diperuntukkan khusus untuk wanita. Di dalamnya juga megupas hukum-hukum yang berlaku sama untuk pria dan wanita, tentunya dengan mengupas beberapa pengecualian yang termuat dalam Al-Quran. “Hal ini tidak lain agar kaum wanita dapat lebih mengetahui hukum-hukum apa saja yang berlaku untuk dirinya sehingga dapat menjalani hidup ini sesuai dengan tuntunan-Nya,” demikian pesan tulisan yang terpampang di pengantar penerbit.

Buku tafsir ini terdiri dari dua jilid. Jilid pertama membahas sunnah fitrah, qishash untuk wanita, etika hubungan suami-istri, perceraian, masa iddah, warisan, dan hubungan persusuan. Sedangkan jilid kedua memuat hak-hak wanita, perlakuan adil bagi wanita, aurat, maskawin, kedudukan Ahlul Kitab, perceraian, dan jenis-jenis talaq.
Buku ini bagus untuk para wanita karier, muslimah dan aktivis Islam serta pembaca umum. Selamat membaca!

SARI SAFITRI,
anggota POST Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman [LPIK], alumni Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Tinggal di Jalan OTISTA III No.60 RT 03 RW 10, Pamoyanan 4 3 2 1 1 Cianjur.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: