Komentar

September 20, 2007 pukul 6:18 pm | Ditulis dalam khazanah | 1 Komentar

Kata Mereka Tentang Buku ‘OPOSISI RICE COOKER (Catatan Harian Post LPIK [Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman] Bandung)’

`Karya ini sangat menyentuh secara perlahan-lahan, tapi tidak terlalu menggigit karena masih banyak yang belum terungkap dalam tulisan ini`
Muhammad Alzy Billa, Ketum LPIK 2007-2008

`Semuanya dapat tempat, semua mesti dicatat, ungkap Chairil Anwar.
Setidaknya itulah yang dilakukan Boelldzh dengan karya ini, tabik!!` te.Ditaufiqrahman, Koordinator JarIK (Jaringan Islam Kampus) Bandung

`Sebuah harapan emosi seorang kuncen dan sesepuh LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman) akan kekhawatiran penerusnya (kalau pun tidak disebut junior) dalam membuat sebuah karya yang mulai terpuruk dan terkikis`.
Buku yang patut dibaca sebagai tadzkirah buat kita semua akan pentingnya membuat sebuah karya. Sekecil apapun dan pentingnya menghargai waktu,
Wanddi Irfandi, Mantan Komandan Korwil (Kordinator Wilayah) Brigade PII (Pelajar Islam Indonesia) Jawa Barat periode 2005-2007

Ini hanyalah catatan pergulatan yang dialami-rasakan para pendahulumu. Sebuah fakta nyata, bahwa menjadi orang luar-biasa, pergulatan hidup dan jalannya pun harus luar-biasa.
Ahmad Sahidin, Editor Lepas dan Pengasuh HIL (Hauzah Ilmiah Lateral)

Catatan harian sosok Post LPIK yg dibanggakan lembaga. Saya rasa inilah gaya lain ‘angkat bicara’ keberadaaan kami sekaligus motivasi bagi kawan-kawan pengurus dan anggota untuk tetap menulis, membaca, diskusi dan meneliti, M Dhian Aktivis Pergerakan Bandung

I know what I’m never know, I get what I never get, you show the real and you create different creasion and understand that’s you, Tya Mahasiswa Pendiikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

‘Seandainya lautan jadi tinta dan ranting di dunia pun menjadi penanya, maka kau masih tidak dapat menuliskan semua masalah yang hadir di jagat raya ini’. Inilah cara lain kawan-kawan LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman) dalam ‘membumikan’ gagasan tentang segala persoalan yang dihadapi. Teruslah menulis, menulis, menulis dan tak lupa diskusi. Hidup Boelldzh!!, Hendri Setiawan, Ketua Pengurus Wilayah FKMPAI (Forum Komunikasi Mahasiswa Perbandingan Agama se-Indonesia) Jawa Barat.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ooooooooooooooooooo! meni nu komentar teh serius kabeh….
    wilujeng neraskeun perjuangan we. janten alumni sanes wagelan kangge teras 3 S : silaturahmi, silatufikri, sareng silatu dzikri tong hilap silatu kopina!
    marangga ah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: